Ahlaan Wa Sahlaan Fil Ma’hadi Risalah Syukron Katsiron Ma’an Najah

Asarama Putra

Gedung asrama putra Ar-Risalah More »

WaliKota Lubuklinggau Bersama Pimpinan Pesantern Modern Ar-Risalah

WaliKota Lubuklinggau Bersama Pimpinan Pesantern Modern Ar-Risalah Kota Lubuklinggau dalam acara Gema Maulid. More »

Pengelola Paut Unggulan Ar-Risalah Kota Lubuklinggau

Pengelola Paut Unggulan Ar-Risalah Kota Lubuklinggau More »

Gedung Asrama Putri

Gedung Asrama Putri, yang terus dilakukan pembangunan demi memenuhi rasa nyaman dan aman. More »

Juara MTQ

Anak-anak juara menyabet juara MTQ. More »

 

PONPES AR RISALAH LUBUKLINGGAU BERKURBAN 4 EKOR SAPI

Foto Penyacahan Hewan Korban Hari Raya Idul Adha 1434 H

Hari Raya Idul Adha 1434 H pada hari Selasa (15/10)kemarin, Pesantren Modern Ar-Risalah melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Penyembelihan hewan qurban tersebut dilaksanakan di dalam pesantren sejak pukul 09.30 s.d 14.00 WIB.

Sehabis shalat ‘Id sebelum pelaksanaan kurban dimulai semua keluarga pondok dan warga sekitar diajak makan-makan di rumah abah aji Saeful Hadi Ma’afi BA selaku Pendiri Pesanren Ar Risalah.

Setelah makan-makan, dengan komando Ustadz Budi Satriadi. Lc semua santri disegerakan ke lokasi penyembelihan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Para santri, ustadz, karyawan dan satpam semuanya berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tersebut. Mulai dari bagian penyembelih, nyayat kulit, potong daging potong tulang, bagian dalaman, tukang kilo sampai kepada distributor.

Dengan pembagian tugas tersebut pelaksanaan kurban berjalan dengan efektif dan efisien. Daging kurban tersebut dibagikan kepada warga masyarakat sekitar, ibu-ibu pengajian pesantren Ar Risalah, para asatidz Pesantren Ar-Risalah dan dapur santri.

Pelaksanakan kurban ini sudah menjadi sunnah (kebiasaan) di Pesantren Modern Ar-Risalah tiap Hari Raya Idul Adha. Dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus rasa syukur kepada-Nya dan sekaligus turut berpartisipasi dalam pensejahteraan bangsa Indonesia.

“Ini kami laksanakan tidak lain semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus turut serta dalam palaksanaan tugas negara yakni mensejahterakan bangsanya”, menurut salah satu ustadz Pesantren Modern Ar Risalah.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kesejahteraan suatu bangsa bukan berarti tidak ada orang miskin dalam bangsa tersebut, melainkan terciptanya rasa keadilan dan adanya rasa peduli kepada warga yang kurang mampu. (sofwan)